Harvey Moeis, Suami Artis Tersangka Korupsi Timah

Persidangan Harvey Moeis semakin menarik perhatian publik setelah jaksa mengungkapkan bahwa suami artis Sandra Dewi tersebut hanya tercatat sebagai penumpang, bukan pemilik. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar mengatakan pesawat jet Bombardir Challenger 605 dengan nomor registrasi T7_IDR itu tercatat terdaftar di San Marino atas nama Regal Metters Limited Ltd. Untuk pengoperasian pesawat jet tersebut dipercayakan pada perusahaan lain yaitu PT Express Transportasi Antarbenua.

harvey moeis tersangka kasus korupsi timah

Kasus Harvey Moeis, Korupsi Timah Rp. 271 Triliyun

Harvey ditetapkan sebagai tersangka korupsi timah yang merugikan negara sebesar Rp. 271 triliyun bersama 15 tersangka lain. Harvey ditangkap karena bertindak sebagai perpanjangan tangan atau pihak yang mewakili PT RBT. Harvey bersama-sama dengan eks Direktur Utama PT Timah, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPP) alias RS disebut mengakomodasi kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah untuk mendapat keuntungan. Adapun sebelum Harvey, MRPP lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam kasus yang sama. "Sekira tahun 2018 sampai dengan 2019, saudara HM ini menghubungi Direktur Utama PT Timah yaitu Saudara MRPP atau Saudara RS alias Saudara RS dalam rangka untuk mengakomodir kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah," kata Kuntadi.

Setelah dilakukan beberapa kali pertemuan, kata Kuntadi, Harvey dan MRPP menyepakati agar kegiatan akomodasi pertambangan liar tersebut di-cover dengan sewa menyewa peralatan processing peleburan timah. "Yang selanjutnya tersangka HM ini menghubungi beberapa smelter, yaitu PT SIP, CV VIP, PT SPS, dan PT TIN, untuk ikut serta dalam kegiatan dimaksud," jelas Kuntadi. Selanjutnya, Harvey meminta pihak smelter untuk menyisihkan sebagian dari keuntungan yang dihasilkan. Keuntungan itu kemudian diserahkan ke Harvey seolah-olah sebagai dana coorporate social responsibility (CSR) yang difasilitasi oleh Manager PT QSE, Helena Lim (HLN) yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. "(Keuntungan yang disisihkan) diserahkan kepada yang bersangkutan dengan cover pembayaran dana CSR yang dikirim para pengusaha smelter ini kepada HM melalui QSE yang difasilitasi oleh TSK HLN," ujar dia.

Harvey Moeis Wikipedia

Harvey Moeis dikenal publik setelah menikah dengan artis Sandra Dewi pada tanggal 8 November 2016 setelah berpacaran selama 3 tahun. Pernikahan antara Harvey dan Sandra Dewi dilaksanakan di Gereja Katedral, Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Selang beberapa hari kemudian, tanggal 14 November 2016, Harvey dan Sandra Dewi menggelar resepsi privat dan mewah di Disneyland Tokyo. Pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis adalah pernikahan selebritas pertama yang disiarkan live di Facebook dan begitu banyak mendapat respons pujian positif dari masyarakat.

Sebelum momen tersebut publik tidak mengenal nama Harvey meskipun di Bangka Belitung, dia dikenal sebagai seorang pengusaha menguasai tambang batubara. Tercatat Harvey memiliki saham di lima perusahaan yakni PT Refined Bangka Tin, CV Venus Inti Perkasa, PT Tinindo Inter Nusa, PT Sariwiguna Bina Sentosa dan PT Stanindo Inti Perkasa. Sedangkan di PT Multi Harapan Utama Harvey tercatat sebagai seorang komisaris.

Kekayaan Harvey Moeis

Harta kekayaan Harvey Moeis sangat sulit untuk diketahui. Publik hanya mengira-ngira total kekayaannya berdasarkan data yang telah disampaikan oleh Kejagung melalui berita penyitaan aset yang dikeluarkan lembaga peradilan tersebut.

Harvey diketahui memiliki 7 mobil mewah milik yang total harga keseluruhan berkisar Rp. 60 milyar. Harvey memiliki rumah mewah senilai Rp271 miliar di Australia

Selain itu, sejumlah jam tangan juga turut disita. Harga jam yang kini disita kejagung mulai ratusan juta hingga puluhan miliar. Kejagung juga menyita uang Rp 76 miliar dan logam mulia dari kediaman Harvey. Total kekayaan Harvey diperkirakan mencapai ratusan milyar.

Referensi:

Posting Komentar untuk "Harvey Moeis, Suami Artis Tersangka Korupsi Timah"