Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ceruk Pasar: Pengertian dan Tips Pemasaran Produk

Lama banget tidak menerbitkan artikel baru di news.kandra.id. Hampir satu tahun kalau saya tidak salah. Periode ini merupakan periode vakum terlama yang saya alami. Jenuh, merupakan alasan awalnya saya tidak menulis lagi di blog ini. Alasan lain karena kesibukan saya sebagai pengangguran di rumah yang mengurusi kebutuhan rumah tangga. Sejak mengajukan surat pengunduran diri Oktober tahun lalu, praktis saya dan istri bertukar peran. Kondisi pandemi dan juga kondisi keuangan keluarga yang belum mampu menggunakan jasa asisten rumah tangga merupakan bagian dari alasan saya dan istri bertukar peran.

Akhirnya saya pun kembali ke awal. Mimpi saya ketika mengenal blog dan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan ratusan juta darinya adalah cara saya untuk kembali mencari nafkah. Bekerja kembali dengan kondisi umur yang cukup tua, membuat saya tidak percaya diri melamar pekerjaan. Apalagi kalau mengetahui saingan saya adalah para pencari kerja yang baru lulus kuliah dan lebih siap dalam menerima tantangan dari industri.

Memulai sebuah usaha pun menjadi tantangan tersendiri. Bekal saya dari 10 tahun bekerja di kantor rasanya tidak cukup untuk memanfaatkan kesempatan perekonomian yang mulai pulih gegara pandemi. Bekal saya yaitu:

  1. Kemampuan menulis di blog
  2. Kemauan belajar dibidang IT khususnya Web dan Digital Marketing
  3. Gelar sarjana Sastra Inggris dari Universitas

Inilah tulisan pertama saya di awal ini. Sebuah terjemahan mengenai pemasaran ceruk dari seorang praktisi digital marketing di Amerika. Semoga tulisan ini tidak hanya membawa manfaat bagi saya pribadi tetapi juga Anda, teman-teman saya yang selalu menyemangati saya untuk tetap berkarya.

Bagaimana Cara Melakukan Pemasaran Niche Dengan Peminat Yang Terbatas?

Apakah Anda berada dalam Industri yang sesak dan sepertinya sulit untuk bersaing?

Apakah Brand Anda menargetkan ceruk pasar dengan pengunjung yang kecil?

Jika jawaban Anda adalah YA pada salah satu dari dua pertanyaan tadi, maka Anda sekarang sadar bahwa mendapatkan perhatian target pasar tidaklah mudah.

Karena itulah Anda harus meningkatkan pemasaran niche.

Apa itu Niche Marketing?

Niche marketing adalah setiap taktik pemasaran yang bertujuan untuk memikat dan mengkonversi segmen pasar tertentu dengan preferensi dan permintaan tersendiri.

Perbedaan mendasar yang menjadi pembeda niche marketing dengan tipe pemasaran lainnya adalah penggunaan pesan yang sangat pribadi dan sangat tergantung pada platform yang digunakan.

Agar lebih memahami apa itu pemasaran niche, kita harus memahami apa itu niche marketing.

Secara sederhana, niche adalah segmen tertentu dari pasar secara umum. Yang membuat niche market berbeda dengan pasar yang luas adalah niche tersebut memiliki kebutuhan yang sangat khusus, identitas sendiri, dan preferensi sendiri.

Contoh yang paling sederhana adalah Freshbook. Mereka merupakan perangkat lunak akunting yang dapat Anda temui pada umumnya namun target penjualan mereka adalah para pemilik umkm dan juga pekerja lepas.

Keuntungan Pemasaran Niche

Ada banyak manfaat memilih niche marketing dibandingkan dengan pasar yang lebih umum. Mari kita bahas aspek positif pemasaran ceruk pasar tersebut.

Membantu Anda Mendapatkan Perhatian Kepada Pelanggan Yang Tepat

Pemasaran Niche berarti Anda menyempitkan fokus Anda untuk mendapatkan pelanggan yang sesuai. Hasilnya, Anda akan menjadi pribadi yang unik dengan taktik yang cocok bagi calon pelanggan yang tertarik pada layanan atau produk yang Anda tawarkan.

Dapat Mengoptimalkan Dana Promosi

Dibandingkan menghabiskan uang untuk beriklan dengan tingkat konversi yang rendah, fokus pada satu niche membuat Anda bisa menargetkan segmen tertentu yang akan menggunakan layanan maupun produk Anda. Hasilnya Anda akan mengurangi biaya iklan dan mendapatkan tingkat konversi yang lebih baik.

Mengurangi Persaingan

Menargetkan segmen tertentu dari sebuah pasar dapat berarti menjangkau sedikit orang, namun Anda akan memiliki sedikit pesaing. Sementara Brand besar berkompetisi di pasar yang luas, niche marketing membuat Anda menjual produk atau layanan ke grup tertentu.

Saat bisnis Anda lebih mengerucut, Anda dapat melihat sedikit pesaing langsung.

7 Tips Menggunakan Niche Marketing untuk menarik pengunjung yang kecil

Mari lihat 7 tips niche marketing berikut yang akan membantu Anda untuk menggapai, menarik dan mengkonversi pengunjung yang sulit ditemui tersebut.

  1. Gunakan kata kunci yang umum
  2. Menggunakan kata kunci yang umum sepertinya bertolak belakang dengan kata kunci yang hiper tertarget dalam mencari trafik yang cocok. Walau bagaimanapun penggunakan kata kunci niche tertentu tidak akan membawa pengunjung ke website Anda.

    Kunci dari SEO yang efektif adalah memahami terma pencarian yang digunakan oleh target market Anda.

    Kueri pencarian mereka kemungkinan menggunakan bahasa alami dan sangat jarang menggunakan kata kunci yang spesifik. Karena itu jenis kata kunci ini memiliki volume pencarian yang sangat-sangat kecil. Berikut contoh kata kunci yang sangat-sangat spesifik (handmade puzzles for children) dan volume pencariannya.

    Tidak ada orang yang menggunakan handmade puzzles for children dalam pencarian. Tapi bukan berarti tidak ada pasar disana. Masalahnya hanya pada penggunaan kata kunci saat melakukan pencarian.

    Dengan menggunakan kata kunci yang lebih umum Anda bisa mendapatkan trafik ke website dan mereka yang mencari handmade puzzles for children kemungkinan ada didalamnya.

    Saat Anda merencanakan strategi SEO niche, berhati-hatilah saat Anda melakukan riset kata kunci. Utamakan kata kunci umum dibandingkan kata kunci yang hiper target.

  3. Lakukan riset pengunjung yang lebih dalam
  4. Satu hal yang membuat niche marketing lebih menantang dibandingkan pemasaran yang umum adalah permintaan target klien yang unik. Anda harus paham apa yang mereka inginkan dan bagaimana mereka mendapatkannya.

    Untuk mengetahui hal tersebut Anda harus melakukan riset prospek yang lebih dalam. Riset prospek dalam pemasaran niche melibatkan

    • Mendengarkan Sosial. Gunakan alat mendengar sosial untuk memonitor percakapan tentang brand Anda, produk atau layanan. Melakukan hal ini membuat anda memahami apa yang diinginkan pelanggan dari Brand Anda.
    • Riset Kompetitor. Periksa tipe pelanggan kompetitor Anda dan bagaimana cara mereka mendekati pelanggannya.
    • Buatlah Contoh Ideal Pelanggan Anda agar membantu Anda lebih memahami mereka.

    Karena target pasar Anda memiliki preferensi dan keinginan yang unik Anda harus membuat riset pengunjung yang lebih dalam agar memahami bagaimana cara terbaik untuk memikat mereka. Riset audience juga membantu Anda memahami titik kesulitan dan solusi terbaik untuk membuat pesan untuk mereka.

  5. Hati-hati memilih platform yang akan digunakan
  6. Ketika mencoba untuk mendapatkan target pelanggan yang kecil, Anda harus mengetahui platform media sosial mana yang mereka gunakan setiap hari.

    Anda harus berhati-hati memilih platform.

    Contohnya, ketika Anda ingin mendekati para millenial maka gunakan facebook.sebagai media sosial Anda. Sebaliknya gunakan snapchat untuk mendekati para Gen Z.

    Dengan pemasaran niche Anda tidak harus berada dimana-mana. Anda hanya harus berada di platform media sosial target pelanggan Anda berada. Tanyakan pada diri Anda:

    • Dimana mereka berbelanja?
    • Bagaimana cara mereka menemukan produk Anda?
    • Kanal media sosial apa yang sering mereka gunakan?

    Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas dapat membantu Anda mempersempit penggunaan platform sosial media untuk berkomunikasi dengan calon pelanggan Anda.

    Bijak dalam memilih platform media sosial akan membantu Anda memaksimalkan anggaran pemasaran. Anda hanya berfokus pada platform yang akan memberikan hasil memuaskan pada setiap kampanye iklan (ROAS).

  7. Gali lebih dalam strategi kompetitor
  8. Kompetitor bisa menjadi sumber terbaik Anda dalam pemasaran, khususnya niche marketing. Hal ini disebabkan Anda bisa belajar banyak dari strategi pemasaran mereka. Contohnya Anda akan mendapat wawasan

    • calon konsumen
    • pasar
    • keunggulan dan kelemahan kompetitor

    Tentu saja menganalisa kompetitor dimulai dengan mengenali pesaing Anda sendiri. Dari titik tersebut perhatikan hal-hal berikut ini:

    • kata kunci yang mereka gunakan
    • platform distribusi konten yang mereka gunakan
    • bagaimana mereka berinteraksi dengan pelanggan
    • bagaimana mereka membangun pesan

    Dapatkan informasi sebanyak mungkin mengenai pesaing Anda. Hal ini dapat membantu Anda membuat strategi pemasaran niche yang lebih efektif.

  9. Bangun hubungan baik dan Sediakan Kerjasama
  10. Dikarenakan pemasaran jumlah pelanggan di niche marketing sangat terbatas, Anda harus selalu mencari cara agar bisa tetap berlanjut. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

    • Bangun Hubungan Baik dengan Calon Konsumen
    • Salah satu kunci sukses dalam pemasaran niche adalah membangun hubungan dengan calon klien dan pelanggan. Alasan yang paling tepat untuk hal ini adalah hubungan baik akan menghasilkan pelanggan loyal - umumnya akan lebih mudah mempertahankan konsumen dibandingkan mendapatkan klien baru.

    • Jalin Kerjasama Strategis
    • Kerjasama strategis sangat vital bagi kesuksesan dalam pemasaran niche.

      • Kerjasama dengan agensi pemasaran spesialis: Agensi pemasaran spesialis memahami calon pelanggan Anda denga lebih baik dan dalam posisi yang lebih baik untuk mengenali kesempatan dan bahasa dalam niche Anda.
      • Kerjasama dengan Brand lain: Jalin kerjasama dengan brand lain yang juga dikenal oleh calon klien Anda. Contohnya adalah kerjasama antara Redbull dan GoPro. Kerjasama keduanya sangat ideal dimana Redbull merupakan raksasa brand media dan GoPro adalah brand yang khusus membuat kamera untuk orang-orang yang memiliki gaya hidup aktif.

    Anda tidak bisa mengenyampingkan antara kerjasama dan membangun hubungan baik dalam pemasaran niche. Saat orang sudah mengenal dan mempercayai Anda, penjualan Anda akan lebih mudah.

  11. Bangun loyalitas brand
  12. Membangun loyalitas brand dapat menjadi jalan pelanggan Anda menjadi duta merk Anda. Hal ini akan memberikan Anda strategi pemasaran terhebat sepanjang zaman yaitu promosi dari mulut ke mulut Word of Mouth Marketing.

    83% orang, menurut sebuah penelitian, mengikuti saran dari keluarga dan teman dibandingkan sumber-sumber informasi lainnya. Ini yang membuat WOMM merupakan strategi pemasaran yang harus Anda terapkan. Bagaimanapun juga dalam pemasaran niche cara terbaik untuk menginformasikan produk Anda adalah ketika pelanggan membincangkannya.

    Sekali lagi hal ini terbentuk dari loyalitas terhadap brand. Beberapa tips untuk membangun loyalitas merk adalah sebagai berikut:

    • Buat Pengalaman Yang Mengesankan. Dari produk Anda hingga layanan pelanggan pastikan interaksi dengan merk tidak terlupakan. Tentu saja dalam hal-hal yang positif.
    • Berinteraksi dengan Pengunjung. Gunakan setiap kesempatan yang Anda peroleh untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Apakah itu dalam media sosial, email atau kanal lainnya. Tambahkan nilai pada setiap Anda melakukannya.
    • Antisipasi kebutuhan mereka. Gunakan buyer persona dan data pelanggan untuk memprediksi kebutuhan konsumen dan tawarkan kepada mereka. Dengan melakukan hal tersebut menunjukkan Anda menghargai mereka dan ingin membuat hidup mereka lebih baik.
    • Usahakan nilai-nilai yang dimiliki konsumen sama dengan brand Anda. 83% millenial cenderung membeli produk yang memiliki prinsip yang sama dengan yang mereka miliki. Mengetahui prinsip dari calon pelanggan dan bersinergi dengan mereka sangat penting untuk membentuk loyalitas terhadap brand.
    • Pendeknya, memiliki pelanggan yang loyal merupakan komposisi penting bagi pemasaran niche.

  13. Buat diri Anda menjadi Ahli dalam Niche Yang Dipilih
  14. Tantangan terbesar dalam pemasaran niche adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan. Karena keunikan preferensi mereka, mereka harus yakin Anda dapat menjalankan janji.

    Inilah alasan kenapa strategi pemasaran niche Anda harus memasukkan pencapaian anda sebagai seorang ahli dalam niche tersebut.

    Berikut beberapa tips yang membantu Anda menjadi seorang ahli

    • Buat sumber yang bermanfaat. Sumber-sumber seperti Postingan blog, studi kasus, dan buku putih dapat memperlihatkan keahlian Anda dan membangun otoritas.
    • Berikan saran percuma. tingkatkan percakapan dalam forum niche dan media sosial dengan para pelanggan Anda. Berikan saran Anda. Hal ini dapat menunjukkan kepada pelanggan Anda jika Anda mengerti kebutuhan mereka.
    • Buatlah Webinar. Informasi mengenai pemasaran niche bisa berceceran dimana-mana. Buat webinar untuk mengedukasi mereka dan beri tahu pelanggan Anda jika mereka bisa bertanya apa yang mereka butuhkan.

    Ketika Anda menjadi seorang Ahli dalam niche yang Anda pilih, pelanggan akan mencari Anda dan perbincangan mereka dapat menjadi sebuah iklan gratis.

Kesimpulan

Pemasaran niche dapat menjadi batu sandungan jika Anda tidak mengetahui caranya. Dengan strategi niche marketing yang baik Anda dapat

  • Mengoptimalkan anggaran pemasaran
  • meningkatkan angka konversi
  • mengurangi kompetisi

Niche market Anda selalu mencari orang-orang yang mengerti mereka. Saat Anda mengetahui siapa mereka dan juga kebutuhan mereka, temui orang-orang ini dan mulailah melakukan penjualan.

Strategi pemasaran niche mana yang saat ini Anda terapkan?

Post a Comment for "Ceruk Pasar: Pengertian dan Tips Pemasaran Produk"