Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pendekatan Ligustik Untuk Membuat Konten Yang Berperingkat

Mesin pencari mencoba untuk memahami bahasa: mereka mau mengerti apa yang pengguna cari dan mereka ingin menyajikannya dengan hasil yang terbaik. Sebelum saya bekerja di Yoast, saya belajar ilmu linguistik: ilmu yang mempelajari bahasa. Selama saya bekerja di Yoast saya mengamati bagaimana lingustik dan SEO saling berkaitan. Dalam artikel ini saya ingin memberikan anda wawasan SEO dari pandangan ilmu linguistik. Mari kita bahas.

smartphone laptop dan sebuah catatan
Ilustrasi.

Aspek-Aspek Perbedaan Bahasa

Sebelum kita lebih jauh melihat pendekatan linguistik pada SEO pertama-tama kita harus memahami apa itu bahasa. Bahasa memiliki banyak aspek. Coba pikirkan: kita dapat berbicara atau menulis huruf yang membentuk kata-kata. Kita meletakkan kata-kata ini pada susunan tertentu hingga mereka membentuk kalimat dan frasa. Dan kalimat-kalimat ini memiliki arti pada kita.

Seringkali kita juga ingin mencapai sesuatu dengan bahasa. Contohnya ketika kita menyebutkan "tempat ini dingin," kita tidak hanya ingin mengungkapkan bahwa badan kita kedinginan tetapi kalimat tersebut menyiratkan permintaan untuk menutup jendela. Untuk mempelajari semua aspek ini kita mengenal perbedaan tingkatan bahasa dalam bidang ilmu linguistik.

Tingkat bahasa dalam Linguistik

Tingkat paling dasar adalah suara dan huruf yang kita kenal dengan phonology (yang membahas bahasa lisan) dan graphology (ketika kita membahas tulisan). Lalu ada tingkatan morphologik yang mempelajari bagaimana suara dan huruf bersamaan menjadi kata dan perbedaan bentuk kata. Contohnya kata "rumah" yang dapat digabungkean dengan "pohon" untuk membentuk "rumah pohon" dan dengan "anjig" untuk membuat "rumah anjing," tetapi kita tidak bisa menggabungkannya dengan "pisang."

Level berikutnya, sintaks, menggambarkan aturan yang kita miliki untuk membuat kalimat. Ada jutaan kata yang kita pilih dari yang bisa digunakan untuk membentuk kalimat yang tak terbatas. Tetapi aturan sintaksis ini memperkenankan kita hanya pada sejumlah kecil cara dimana kata-kata tersebut bisa dikombinasikan.

Semantics mempelajari arti dari elemen-elemen bahasa yang berbeda. Apa yang kita maksud ketika kita mengatakan sesuatu dan bagaimana cara kita memahami orang lain? Terakhir pragmatik yang mencari arti di dalam sebuah konteks. Contohnya, seseorang mengatakan, "Saya merasa gerah, tolong buka pintu?" Secara semantik "memecahkan" bisa berarti "mematahkan" tetapi secara pragmatik kita tahu bahwa mereka tidak benar-benar membuat kita mendobrak pintu, mereka ingin kita membuka pintu untuk agar udara bisa masuk.

Tingkat BahasaBidang Lingustik
Suara dan HurufPhonology (suara) & graphology (tulisan)
Kata dan Bentuk KataMorphology
Kalimat dan susunanSyntax
PemaknaanSemantics
Konteks dan Penggunaan BahasaPragmatics

Sumber: Crystal (1987), Hickey (2005)

Tingkat Bahasa mana yang dimengerti oleh Google?

Apa hubungannya ilmu linguistik dengan mesin pencari? Jadi, mesin pencari berusaha untuk memahami bahasa yang dipakai oleh manusia. Dan mereka semakin pintar. Beberapa tahun yang lalu, mesin pencari hanya akan memahami elemen dasar bahasa: mereka dapat mengenal kata kunci pada konten Anda. Karena itu praktek umum untuk mengoptimalkan pencarian hanya dengan kata kunci.

Namun waktu berubah. Mesin pencari semakin pintar dan mereka semakin baik dalam memahami tingkatan bahasa selanjutnya. Google saat ini mencoba memahami bahasa pada tingkat sintaks, morphologis, semantiks bahkan pragmatiks. Caranya? Mari kita gali.

Memahami apa yang disebut konten berkualitas

Pada setiap pembaharuan, Google mencoba untuk lebih dekat dalam memahami bahasa seperti otak manusia. Pembaharuan Panda (tahun 2011) untuk konten tipis dan penjejalan kata kunci. Orang tidak lagi memiliki rangking paling tinggi dengan halaman yang kurang berkualitas yang diisi dengan kata kunci. Semenjak pembaharuan ini Google mencoba memahami bahasa pada tingkat semantik dan pragmatik. Pekerja Google ingin mengetahui apa yang orang maksud konten yang berkualitas; konten yang menawarkan dengan betul-betul informasi mengenai terma pencarian yang digunakan.

Memahami arti frasa

Beberapa tahun berikutnya dengan pembaharuan Hummingbird (2013), Google memutuskan menyelam lebih dalam pada semantics. Pembaharuan ini memfokuskan pada mengidentifikasi hubungan antara kueri pencarian. Perubahan ini membuat Google memberi perhatian lebih pada setiap kata dalam kueri pencarian, memastikan bahwa semua frasa menjadi penting dibandingkan sebelumnya hanya kata-kata tertentu. Mereka berusaha untuk mampu memahami apa yang kita maksud ketika kita mengetik di kotak kueri pencarian.

Google kemudian mencoba lebih jauh. Sejak mereka meluncurkan algoritma RankBrain di 2015, mereka dapat menginterpretasi neologisme (istilah yang belum sepenuhnya diterima dalam bahasa utama, seperti "coronacation"), koloquialisme (komunikasi umum seperti "ain't" dan "gonna") dan mereka dapat memproses percakapan.

Memahami perbedaan bentuk kata

Google juga menjadi lebih baik dalam memahami beda bentuk kata atau frasa. Kita tidak lagi harus menjejalkan artikel dengan kata kunci yang sama berulang kali. Jika kita menulis artikel tentang membaca buku Google akan mengenali berbagai bentuk kata tersebut seperti membaca, banyak membaca, dan buku. Lebih jauh, Google juga mengerti sinonim. Ketiklah tentang novel, babad, atau volume dan Google akan tetap memberi peringkat situs kita mengenai buku. Menggunakan beberapa variasi dalam memilih kata membuat teks Anda akan enak dibaca dan itu juga yang penting menurut google.

Memahami Pragmatics

Namun Google tidak hanya mencoba memahami konten dengan menganalisa teks. Untuk mengetahui hasil mana yang bermanfaat untuk pengguna mereka juga menggunakan sinyal dari pengguna seperti rasio pentalan, rasio kunjungan, dan waktu yang digunakan pengguna pada sebuah website. Mereka bahkan meneliti emosi pengguna untuk beradaptasi dengan hasil pencarian berdasarkan pilihan kata untuk sebuah kueri pencarian misalnya.

Memahami konteks

Anda mungkin telah mendengar pembaruah terbaru bernama BERT (2019). Dengan inovasi terbaru mereka, Google lagi-lagi menjadi lebih dekat untuk memahami bahasa pada tingkat manusia. BERT merupakan Proses Bahasa Alami (Natural Languange Processing atau NLP) sebuah model yang menggunakan konteks dan hubungan semua kata dalam sebuah kalimat, dibandingkan satu per satu dalam susunannya. Dengan pembaharuan ini Google dapat mengetahui konteks seluruhnya dari sebuah kata dengan melihat kata-kata yang muncul sebelum dan setelahnya. Hal ini membantu mereka memberikan penggunanya hasil yang lebih berarti dan lebih sesuai.

Pendekatan linguistik ke SEO

Jadi apa artinya ini untuk mengetahui cara anda mengoptimalkan konten? Google mencoba memahami bahasa seperti yang kita lakukan. Dan setiap pembaharuan terbaru mereka semakin dekat untuk memahami bahasa pada tingkat manusia. Mereka ingin memberikan pengguna dengan hasil pencarian yang berkualitas dan sesuai dengan tujuan mereka.

Secara ringkas hal ini berarti Anda harus menulis untuk pembaca bukan untuk mesin pencari. Riset pembaca Anda, coba untuk mengenal mereka dan memberikan mereka informasi dan solusi yang mereka cari!

Menulislah secara alami dan kombinasikan

Tambahan cobalah menulis secara alami. Jangan hanya menjejalkan teks Anda dengan frasa kunci yang ingin diberikan peringkat. Itu bukan hanya tidak menyenangkan untuk dibaca pengunjung tetapi juga buruk untuk peringkat anda. Google dapat memahami sinonim, bentuk kata berbeda, dan konteks kata jadi gunakan itu! Jika kamu mencoba mendapat peringkat untuk kucing, jangan hanya menggunakan kucing berulangkali di tulisan anda. Gunakan sinonim seperti kitty atau puss. Kombinasikan dan gunakan bentuk jamak, kucings dan frasa terkait lainnya seperti kotak buang air atau makanan kucing.

Yoast SEO Premium dapat membantu Anda. Plugin kami mampu mengenali sinonim, berbagai bentuk kata dan frasa yang berhubungan dan membantu Anda mengoptimalkan konten untuk kata-kata tersebut. Hal ini membuat anda menulis dalam cara yang paling alami hingga Anda dapat memuaskan pembaca sekaligus memiliki peringkat tinggi di hasil pencarian!

Ikuti pelatihan mendominasi halaman pertama Google yang akan memberikan RAHASIA menulis untuk pengunjung maupun Google. Bahkan tanpa backlink pun web Anda akan merajai halaman pertama hasil pencarian Google. Gunakan vocer SEOSP8JT saat checkout. Tinggal 3 jam lagi!!!

Artikel diterjemahkan dari blog Yoast