Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dapat Tagihan Rp 249 Trilyun, Ini yang dilakukan Cina

presiden RRC Xin Jinping menggunakan masker
Pemimpin Cina, Xin Jinping. Sumber: Express.co.uk

Jerman telah mengguncang Cina dengan bergabung bersama Inggris, Perancis dan Amerika Serikat meminta tanggung jawab Beijing untuk pandemi global dan tagihan sebesar (130 milyar poundsterling) Rp. 249 Trilyun yang ditulis oleh surat kabar terkemukanya.

Jerman telah menyulut kemarahan pemerintah Cina setelah tabloid berita di negeri tersebut,Bild, membuat tagihan yang disebut "hutang" Beijing akibat pandemi virus corona. Jerman mengikuti langkah Perancis, Inggris dan Amerika Serikat dalam mengarahkan kemarahan virus corona kepada Cina, tempat virus tersebut berasal. Serangan terbaru datang ditengah temuan bahwa Beijing diduga menyembunyikan tingkat krisis sesungguhnya, sumber wabah tetap belum diketahui.

Sabtu, 18 April 2020, Donald Trump memperingatkan Cina untuk menerima konsekwensi jika "diketahui bertanggung-jawab" melepas pandemi virus corona.

Presiden Trump berkata pada wartawan: "(Pandemi ini) dapat dihentikan di Cina sebelum penyebarannya berlangsung tetapi (hal ini) tidak (dilakukan), dan seluruh dunia menderita karenanya.

"Jika penyebaran virus tersebut merupakan kesalahan, maka salah adalah salah. Tetapi jika penyebaran virus diketahui bertanggung jawab, maka harus ada konsekwensi yang diambil.

Trump berkata Pemerintah Cina "malu" dan pertanyaannya adalah apa yang terjadi dengan virus korona adalah sebuah kesalahan yang tak dapat dikendalikan atau sengaja dilepaskan?

Presiden Trump dan pembantu seniornya telah berulang kali menuduh Cina tidak transparan.

Dan Konselir Jerman Angela Merkel berkata: "Saya yakin jika pemerintah Cina lebih terbuka mengenai asal usul virus, hasilnya akan lebih baik bagi setiap orang dalam upaya mengambil pelajaran darinya."

Di minggu yang sama di kota Wuhan, dimana wabah corona pertama kali muncul, angka kematian telah diubah dengan jumlah kematian meningkat hingga lebih dari 50%.

Intelijen Inggris juga telah bergabung dengan intelijen Amerika Serikat dalam menginvestigasi rumor yang mengatakan bahwa virus corona merupakan virus yang berasal dari laboratorium bukan dari pasar tradisional.

Bom Editorial dari tabloid terbesar Jerman, Bild menambah kemarahan Cina dengan menggambarkan detail tagihan sebesar Rp. 249 triliyun.

Daftarnya termasuk 27 miliyar euro untuk kehilangan pendapatan dari parawisata, 7.2 juta euro untuk industri film Jerman, satu juta euro per jam untuk maskapai Jerman Lufthansa dan 50 Milyar euro untuk UMKM Jerman.

Bild mengkalkulasi jumlah 1,784 euro per orang jika GDP Jerman turun hingga 4.2% dengan judul "Hutang Cina Pada Kita".

Cina menanggapi dengan menyebutkan tagihan tersebut "mendorong xenophobia dan nasionalisme".

Kepala Editor Bild Julian Reichelt membantah kritik tersebut dengan mengatakan:

Kami bertanya di surat kabar kami Bild apakah Cina harus membayar kerusakan ekonomi besar-besaran yang ditimbulkan oleh virus corona di seluruh dunia.

"Xi Jinping, pemerintah dan ilmuwan Anda sudah lama tahu bahwa coronavirus sangat menular, tetapi Anda tidak jujur tentang hal itu."

"Pakar top Anda tidak merespons ketika peneliti Barat bertanya apa yang sedang terjadi di Wuhan.

"Anda terlalu bangga dan terlalu nasionalistis untuk mengatakan yang sebenarnya, yang menurut Anda merupakan aib nasional."

sumber: https://www.express.co.uk/news/world/1271028/Angela-Merkel-Germany-China-coronavirus-blame-Wuhan-Xi-Jinping-Trump-latest

Post a comment for "Dapat Tagihan Rp 249 Trilyun, Ini yang dilakukan Cina"